Teh Pelangsing Alami, Daun Jati Cina

Buah Adas Kering
 
BROTOWALI
Price:
  IDR 15.000 / Kilogram
Minimum Order:
  250 Gram
Form:
 
Kemasan:
  Plastik
Pembayaran:
  T/T,Western Union
Bank Transfer:
   
Rek. 0371926533
a/n. Kiki Amelia
Rek. 1130005945542
a/n. Kiki Amelia
Deskripsi Produk:

Brotowali (Tinospora Crispa) merupakan tumbuhan yang tumbuh liar di hutan, ladang atau kita juga bisa menanamnya. Brotowali sangat suka pada tempat yang panas, tumbuhan ini termasuk perdu dan memanjat. Memiliki tinggi batang hingga 2,5 m dengan besar batang sebesar jari kelingking, berbintil-bintil rapat dan memiliki rasa yang pahit. Tumbuhan ini juga merupakan tumbuhan daun tunggal, bertangkai, dengan bentuk daun seperti jantung atau agak mirip seperti bundar telur berujung lancip, dengan panjang daun 7-12 cm dan lebar 5-10 cm. Bunganya berukuran kecil, dengan warna hijau muda dengan bentuk tandan semu.

Kegunaan Brotowali:

  • Rheumatic arthritis, rheumatik sendi pinggul dan memar.
  • Demam, merangsang nafsu makan, demam kuning.
  • Kencing manis

Cara pemakaian brotowali:
Diperlukan sekitar 10-15 gr batang brotowali untuk pengobatan. Untuk luka luar, air rebusan batang brotowali tersebut dipakai untuk membasuh luka-luka seperti koreng, kudis dan lain-lain. Sedangkan untuk pemakaian lainnya seperti:

1. Rheumatik: 1 jari batang brotowali kemudian cuci dan dipotong-potong seperlunya, kemudian rebus batang tersebut dengan 3 gelas air, rebus hingga sisa 1½ gelas. Setelah dingin, saringlah air rebusan tersebut dan tambahkan dengan madu secukupnya. Minum sehari 3 x ½ gelas.
2. Demam kuning: 1 jari batang brotowali kemudian cuci dan dipotong-potong seperlunya, kemudian rebus batang tersebut dengan 3 gelas air, rebus hingga sisa 1½ gelas. Setelah dingin, saringlah air rebusan tersebut dan tambahkan dengan madu secukupnya. Minum sehari 2 x ¾ gelas.
3. Demam: 2 jari batang brotowali kemudian cuci dan rebus dengan 2 gelas air, rebus sampai sisa 1 gelas. Setelah dingin, saringlah dan tambahkan dengan madu secukupnya, diminum sehari 2 x ½ gelas.
4. Kencing manis: 1/3 genggam daun sambiloto, 1/3 genggam daun kumis kucng, ¾ jari (±6 cm) batang brotowali. Cuci dan potong-potong batang brotowali tersebut. Rebuslah ketiga bahan tersebut dengan 3 gelas air, rebus hingga sisa 2 gelas. Saringlah dan minum setelah makan, sehari 2 x 1 gelas.
5. Kudis: 3 jari batang brotowali, belerang sebesar kemiri. Cuci dan tumbuk sampai halus, diremas dengan minyak kelapa dan oleskan pada kulit yang terkena kudis. Sehari 2 kali.
6. Luka: Daun ditumbuk hingga halus, letakkan pada luka. Sehari 2 kali. Untuk mencuci luka, dipakai air rebusan batang brotowali tersebut.

Brotowali terkenali dengan rasanya yang pahit dan sejuk. Brotowali juga berguna sebagai penghilang rasa sakit, penurun panas dan melancarkan meridian.

Artikel & Produk Terbaru Mahkotadewa.Net


Lulur Tradisional Alami

Informasi Pemesanan

Silahkan Telp/SMS/BBM

0838-682-5258 (Axis)
0813-2806-7858 (Simpati)
0877-3885-2080 (XL)
PIN BB: 23034577
PIN BB: 2A99C8C7

    

Like Facebook